hacker,whwherrrrree are U?

TINGKATAN HACKER 

– Bagaimana cara menjadi hacker pemula ?

+ Pertama kuasai DOS lalu kuasai programming DOS lalu kenali dan kuasai jaringan, kenali lalu koleksi program-program hacker yang dapat berguna, kumpulkan berbagai macam artikel, tutorial dan source code, biasanya seperti ini disebut Lamerz, Script Kiddies, Newbie dan sebangsanya

 

– Bagaimana cara menjadi hacker menengah ?

+ Sering mengumpulkan sekaligus mempelajari source code program dan kuasai shell LINUX seperti Bash, jika memungkinkan hapus Windows dari komputer anda karena Windows hanya akan menghambat anda menjadi seorang hacker linux dan yang paling penting terus aktif diforum-forum hacker.

 

– Bagaimana cara menjadi hacker menengah keatas ?

+ Kuasai Assembler dan bahasa C dengan matang, kuasai berbagai macam OS (LINUX, FREEBSD, UNIX dan lainnya), hindari pemakaian Tools seminimal mungkin, selalu aktif di forum-forum hacker dan terus-menerus menimba ilmu komputer, internet dan hacker.

 

Sederhana bukan,:)

————————————————————————————————————

Pengertian Hacker? 

Dalam sebuah kebijaksanaan, termasuk hal yang sangat tolol untuk memperdebatkan kebenaran sebuah arti kata. Sebuah kata dimana setiap orang menggunakan istilah tersebut, dan dimana setiap orang pada umumnya menganggap benar istilah tersebut.

 

Konsep hacking pada mulanya dipakai pada tahun 1960-an oleh Institut Teknologi Massachusetts, dimana ada dua kategori mahasiswa MIT, yaitu tools dan hackers. Tools pada masa itu diartikan sebagai kegiatan mahasiswa yang selalu mengutamakan kelas masing-masing, dan dimana dapat dijumpai didalam perpustakaan apabila tidak ada kuliah. Hacker pada masa itu diartikan sekumpulan mahasiswa yang kurang memperhatikan kelas, lebih suka bergadang diwaktu malam untuk sekedar `ngoprek’ daripada belajar tentang disiplin ilmunya.

 

Hacker selalu menghabiskan waktu pada malam hari untuk riset tentang masalah elektronik (komputer), telephone, broadcast radio, ataupun internet. Hal ini berkembang menjadi sekumpulan individu yang mempunyai ketertarikan lebih dalam terhadap masalah komputer beserta aplikasinya.

 

Lantas, apa itu Komputer Hacker? Dalam era 90-an pengertian tersebut adalah berkaitan dengan aktifitas tersembunyi oleh seorang atau sekelompok orang yang memanfaatkan keahlian dalam bidang komputer untuk sekedar diskusi bersama dan riset tentang komputer dan keamanannya. Hal ini tidak terbatas didalam masalah infrastrukturnya, namun lebih dari itu. Sehingga muncul istilah Fundamental Hacker, yaitu seorang atau sekelompok orang yang berusaha mencari informasi (illegal) didalam sebuah network station untuk keperluan ilmu pengetahuan, mereka mempunyai sifat invisible (karena pada masa itu sampai sekarang, segala aktivitas illegal adalah melawan hukum).

 

Namun mereka tetap mempunyai kode etik tersendiri yang sampai saat ini (masih dipegang) oleh beberapa kelompok hacker yang masih eksis didunia internet. Sesuatu yang dianggap sebagai kultur atau pedoman untuk melangkah bagi kalangan hacker.

 

Hacker bersifat independent, tidak komersial, dan menghindari publikasi dari media. Hal ini sesuai dengan pengertian tentang `The Classical Hacker’, yaitu sekumpulan individu pengguna internet yang mempunyai semangat keras diimbangi dengan ilmu tentang masalah komputer untuk lebih lanjut mengembangkan dari apa yang mereka tekuni. Tujuan hacker itu sendiri bukanlah sebagai perusak namun mereka mempunyai sasaran untuk penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi secara bebas, bahkan pembangunan terhadap system yang lemah adalah tujuan mereka.

 

Untuk kurun waktu sekarang ini banyak dari kalangan hacker yang beralih profesi sebagai konsultan sekuriti, didalam hal ini mereka telah lepas dari konsep klasik hacker. Seorang konsultan sekuriti adalah form yang menjual ide dan konsep untuk memperoleh keuntungan dari kalangan perusahaan-perusahaan yang dianggap mempunyai nilai finansial yang besar. Mereka sudah bukan lagi sebagai seorang `hacker’, dari beberapa referensi kelompok yang menjual ide dan konsep (WhiteHat) disamakan dengan businessman dan makelar informasi.

 

Sayangnya, kalangan awam internet seringkali terjebak terhadap masalah pengertian hacker itu sendiri, kebanyakan menyamakan konsep hacker dengan para komputer fandalisme, cracker, ataupun disamakan dengan carder.

 

Referensi:

Brian Harvey (University of California, Berkeley)

“What is a Hacker?”

Mercenary

The Myth of the “White Hat Hacker”

 

===============================================================

 Apakah Perbedaan antara Hacker dan Cracker? 

Selama bertahun-tahun, media Amerika telah salah menerapkan kata hacker yang sebenarnya ditujukan untuk cracker. sehingga publik Amerika saat ini menganggap bahwa hacker adalah seseorang yang membobol sistem komputer. Hal ini tidaklah benar dan terjadi beberapa kesalahpahaman pada kebanyakan hacker yang berbakat.

 

 Definisi tersebut adalah sebagai berikut:

 

Hacker adalah seseorang yang memiliki ketertarikan pada dunia komputer dan bekerja secara misterius dengan Sistem Operasi Komputer apapun. Seringkali, para hacker adalah seorang programmer. Hacker dikenal memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem operasi dan bahasa pemrograman. Mereka mengetahui berbagai celah dalam sistem dan mengeksploitasi sistem tersebut. Para Hacker terus-menerus mencari ilmu pengetahuan, saling berbagi tentang apa yang mereka temukan dan tidak pernah mengakibatkan kerusakan data.

 

Cracker adalah seseorang yang membobol ke dalam atau melanggar integritas sistem dari mesin remote, dan menimbulkan kerusakan. Cracker, seringkali mendapatkan akses ilegal, merusak data, menghindari layanan user yang absah, atau pada dasarnya menyebabkan kerusakan pada target mereka. Cracker dengan mudah diidentifikasi karena tindakan mereka yang merusak.

 

Definisi ini merupakan sesuatu yang baik dan mungkin digunakan secara umum. Namun, terdapat pengujian lain. Salah satunya adalah uji hukum. Dikatakan begitu bahwa menerapkan alasan hukum untuk persamaan, anda dapat membedakan antara hacker dan cracker. Ujian ini tidak membutuhkan pelatihan hukum yang ekstensif. Diterapkan sederhana dengan menggunakan istilah Mens Rea.

 Mens Rea  

Mens rea merupakah istilah dari bahasa latin yang berarti hukum pikiran. Digunakan untuk menggambarkan kondisi kejiwaan yang dialami oleh para penjahat. Penerapan mens rea kepada para hacker-cracker tergolong sederhana. Jika tersangka tidak sengaja melakukan penetrasi ke suatu sistem komputer dan dilakukan dengan metode yang tidak melanggar hukum dan hanya sekali itu saja, maka hal tersebut bukanlah mens rea dan tidak termasuk kejahatan. Sedangkan, jika tersangka sangat memahami bahwa suatu keamanan telah dilanggar-dan dia mengetahui cara kerja dan implementasi metode yang rumit tersebut-mens rea dinyatakan ada dan kejahatan telah terjadi. Menurut alasan ini, setidaknya dari sudut pandang hukum, pelaku yang tidak sengaja yang mungkin saja seorang hacker atau cracker. Menurut pendapat saya, pengujian ini terlalu kaku.

 

Dikemudian hari, hacker dan cracker merupakan manusia biasa, makhluk yang sangat rumit untuk dikelompokkan ke dalam satu aturan tunggal. Cara terbaik untuk membedakan individu ini adalah memahami motivasi mereka dan cara hidupnya. Saya ingin memulainya dengan Hacker.

 

Untuk memahami pemikiran seorang hacker, pertama kali anda harus mengetahui apa yang mereka lakukan. Untuk menjalaskan hal tersebut, saya perlu meringkas pembahasan mengenai bahasa program komputer.

 Bahasa Komputer  

Sebuah bahasa komputer merupakan sekumpulan pustaka atau perintah yang diatur sedemikian rupa dan dikompilasi sehingga terciptalah sebuah program komputer yang fungsional. Blok pembangunan dari bahasa komputer yang ada secara pada dasarnya tidak pernah berubah. Oleh karena itu, setiap programmer yang mengetik pada keyboard dan memulai dengan alat atau tool dasar yang sama dengan rekan kerja mereka. Contoh tool tersebut antara lain.

 

Pustaka bahasa : Berbagai fungsi yang telah ditetapkan yang menampilkan tindakan umum yang biasanya termasuk dalam berbagai program komputer (contohnya: rutin yang membaca suatu direktori). Pustaka ini membuat programmer dapat terkonsentrasi pada yang lainnya, tanpa perlu aspek umum dari sebuah program komputer.

 

Compiler : Program software yang mengkonversi code yang ditulis programmer ke suatu format executable, agar dapat dijalankan pada berbagai Platform.

 

Programmer memberikan tidak lebih dari bahasa (terkecuali sedikit petunjuk yang menggambarkan bagaimana tool ini bekerja). Oleh karena itu terserah kepada programmer apa yang terjadi selanjutnya. Programmer memprogram ke program lainnya atau menciptakan sesuatu yang baru, entah menguntungkan atau tidak. Suatu keahlian yang sangat berguna, dan tidaklah sia-sia. Melalui proses belajar dan mencipta tersebut, programmer menerapkan imajinasinya. Itulah keberadaan programmer In a Nutshell.

 

Hacker Modern, bahkan lebih mendalam lagi. Mereka mempelajari sistem, hingga ke tingkat mikrokosmik, menemukan berbagai celah dalam software dan cacat dalam logika. Mereka menulis program untuk memeriksa integritas program lainnya. Oleh karena itu, saat seorang hacker membuat suatu program yang bisa secara otomatis memeriksa struktur keamanan dari suatu remote machine, hal ini menggambarkan suatu keinginan untuk menciptakan yang lebih baik dari yang sudah ada. Sebuah penciptaan dan perbaikan melalui proses analisa.

 

Sebaliknya, para cracker jarang sekali menulis program mereka sendiri. Sebagai gantinya, mereka mengemis, meminjam atau mencuri berbagai tool dari orang lain. Mereka menggunakan tool ini tidak untuk memperbaiki keamanan internet, namun melakukan tindakan subversif. Mereka memiliki teknik yang memadai, namun jarang memiliki kemampuan memprogram atau imajinasi. Mereka mempelajari seluruh kelemahan dan mungkin sangat berbakat dalam seni gelap mereka, mereka jumlahnya terbatas. Seorang cracker sejati tidak pernah membuat atau merusak. Mereka cenderung merusak, atau dengan kata lain membuat kerugian pada layanan komputer dan sebagainya.

 

Inilah pembagian dari hacker dan cracker. Keduanya memiliki pengetahuan memadai tentang internet, dan keduanya akan tetap ada. Dan mungkin anda merasa saat ini, beberapa individu memilliki kualifikasi pada kedua kelompok tersebut. Keberadaan dari individu tersebut memberikan pengaruh yang lebih jauh pada pembagian diantara dua kelompok manusia ini. Sekarang, saya mengetahui bahwa hacker sejati yang membaca ini mengatakan pada diri mereka sendiri “Tidak ada satupun makhluk seperti yang anda bicarakan ini. Seseorang bisa jadi salah satu dari keduanya yaitu hacker atau cracker dan tidak lebih daripada itu.

 hacker… 

Richard Stallman

 bergabung dengan Artificial Intelligence Laboratory di MIT pada tahun 1971. Dia menerima penghargaan 250K McArthur Genius untuk pengembangan software. Dia akhirnya mendirikan Free Software Foundation, yang menghasilkan ratusan utility dan program yang didisitribusikan untuk digunakan pada platform UNIX. Dia bekerja menguji coba beberapa mesin kuno, termasuk DEC PDP-10 (untuk melihat kemungkinan masih memiliki akses pada suatu tempat). Dia benar-benar seorang programmer yang brillian.

 

Dennis Ritchie, Ken Thompson, dan Brian Kernighan

Ritchie, Thompson, dan Kernighan merupakan programmer di Bell Labs, dan semuanya mengabdikan diri pada pengembangan sistem operasi UNIX dan bahasa pemrograman C. Tiga orang ini sungguh luar biasa di dunia Internet. Mereka masih melakukan hacking hingga saat ini. (sebagai contoh, Ritchie menyibukkan diri bekerja pada Plan 9 dari Bell Labs, sebuah sistem operasi baru tengah disiapkan untuk menggantikan UNIX yang saat ini sebagai standar industri sistem operasi super-networking.)

 

Paul Baran, Rand Corporation

Baran merupakan hacker terbesar dibandingkan yang lainnya untuk satu alasan yang sangat kuat: Dia telah melakukan hacking jauh sebelum internet tersebut ada. Dia menghack berbagai konsep internet dan usahanya menghasilkan garis besar tool navigasi yang berguna sebagai inspirasi bagi siapapun yang mengikutinya.

 

Eugene Spafford

merupakan seorang professor bidang komputer, bekerja pada Universitas Purdue dan beberapa tempat lain. Dia berjasa dalam menciptakan Sistem Computer Oracle Password dan Security (COPS), sebuah sistem semi-otomatis dari keamanan jaringan. Spafford telah meluluskan beberapa murid yang cerdas yang terkemuka selama bertahun-tahun dan namanya tetap dihormati dalam bidang ini.

 

Dan Farmer

Farmer bekerja sama dengan Spafford pada COPS (Rilis 1991) sewaktu di Carnegie Mellon University serta Computer Emergency Respon Team (CERT). Untuk lebih rincinya, lihat Laporan Teknis Universitas Purdue CSD-TR-993, ditulis oleh Eugene Spafford dan Daniel Farmer. (Ya, Dan, atau sebut saja Daniel Farmer). Farmer kemudian menjadi terkenal berkat merilis System Administrator Tool for Analyzing Networks (SATAN), sebuah tool yang powerful untuk menganalisa secara remote jaringan terhadap berbagai celah keamanan.

 

Wietse Venema

Venema berasal dari Institut Teknologi dari Eindhoven di Belanda. Dia merupakan seseorang yang dijuluki programmer luar biasa yang memiliki sejarah panjang dalam penulisan tool keamanan standar industri. Dia bersama yang lain menulis SATAN dengan Farmer dan menuliskan TCP Wrapper, salah satu program yang digunakan secara umum dalam dunia jaringan. (Program ini menyediakan kendali penuh dan monitoring paket informasi yang berasal dari tempat lain.)

 

Linus Torvalds

Seseorang yang benar-benar luar biasa, Torvald terdaftar dalam kelas UNIX dan bahasa pemrograman C diawal tahun 1990-an. Satu tahun kemudian, dia menulis sebuah sistem operasi mirip UNIX. Dalam tahun tersebut, dia merilis sistem ini untuk komunitas Internet (dinamakan dengan Linux). Saat ini, Linux telah dipuja dan berjasa sebagai satu-satunya software yang dikembangkan oleh para programmer diseluruh dunia, kebanyakan dari mereka tidak pernah bertemu satu sama lainnya. Linux merupakan sofware bebas hak cipta dan tersedia gratis untuk siapapun dengan akses internet.

 

Bill Gates dan Paul Allen

 dari masa-masa sekolah mereka. Kedua pria dari Washington ini telah menghacking software. Keduanya merupakan programmer yang handal. Dimulai pada tahun 1980, mereka membangun kerajaan bisnis software terbesar di dunia. Kesuksesan komersial mereka meliputi MS-DOS, MS Windows, Windows 95 dan Windows NT.

 Cracker  

Kevin Mitnik

Mitnik, yang juga dikenal sebagai Condor, merupakan seorang cracker yang sangat terkenal. Mitnik memulai karirnya sebagai seorang phone phreak. Semenjak tahun-tahun sebelumnya, Mitnik telah berhasi mengcrack dengan berbagai cara keamanan suatu situs. Bayangkan saja ia telah mengcrack, berbagai situs termasuk situs militer, perusahaan keuangan, perusahaan software, dan perusahaan teknologi lainnya. (Saat masa remaja, Mitnik telah mengcrack Komando Pertahanan Angkasa Amerika Serikat). Pada saat ia menuliskan hal ini, dia dijatuhi hukuman penjara di penjara Federal atas pelanggaran yang dilakukannya pada tahun 1994-1995.

 

Kevin Poulsen

Hampir sama dengan Kevin Mitnik, terkenal atas kemampuan ajaibnya dalam mengambil alih kendali sistem telepon Bell Pacific (Poulsen menggunakan bakatnya tersebut untuk memenangkan kontes radio berhadiahkan sebuah mobil Porsche. Dia memanipulasi jalur telepon yang menjadikan panggilan yang dilakukannya sebagai pemenang.) Poulson juga telah membobol banyak situs, terutama terhadap situs yang berisikan data yang dilindungi. Dia harus menghabiskan sisa hidupnya di penjara, selama lima tahun. (Hal ini merupakan masa terlama yang pernah dialami oleh seorang hacker in Amerika Serikat.) Poulsen telah dibebaskan pada tahun 1996 dan telah menginsyafi dirinya.

 

Justin Tanner Peterson

 Dikenal sebagai Ahli Mencuri, Peterson mungkin melakukan cracking suatu agen kartu kredit terkemuka. Peterson tergiur oleh uang daripada keingintahuan. Kurangnya filosofi kepribadian membawa dirinya jatuh dan menjatuhkan oranglain. Sebagai contoh, saat tertangkap, Petterson telah mengkhianati kawannya, termasuk Kevin Poulsen. Peterson telah membuat perjanjian dengan FBI untuk bekerja dibalik layar. Hal ini membuat dirinya terus menerus melakukan kejahatan, menghabiskan uang hasil kejahatan yang harus berakhir dengan digagalkannya usaha untuk mengamankan sebuah transaksi keuangan yang mencurigakan.

 

===============================================================

 Manifesto Sang Hacker(Dikutip dari “The Hacker Manifest — The Mentor”) 

Sebenarnya hacker memiliki manifesto dan kode etik yang menjadi patokan bagi hacker di seluruh dunia. Manifesto Hacker dibuat oleh seorang hacker yang menggunakan nickname The Mentor dan pertama kali dimuat pada majalah Phrack (volume 1 / issue 7 / 25 September 1986).

 

Ini adalah dunia kami sekarang … dunia elektron dan sambungan, keindahan sang ‘baud’. Kami menggunakan layanan yang sudah tersedia tanpa membayar harga yang seharusnya betul-betul murah jikasaja layanan tersebut tidak dijalankan oleh orang-orang rakus yang mencari untung, dan kalian menyebut kami penjahat. Kami menjelajah … dan kalian menyebut kami penjahat. Kami mengejar pengetahuan … dan kalian menyebut kami penjahat. Kami ada tanpa perbedaan warna kulit, tanpa perbedaan kebangsaan, tanpa prasangka keagamaan … dan kalian sebut kami penjahat.

 

Kalian membuat bom, kalian berperang, kalian membunuh, mencurang, dan berbohong kepada kami sambil berusaha meyakinkan kami bahwa ini adalah untuk kebaikan semua, namun kamilah yang jahat.

 

Ya, aku adalah seorang kriminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai seseorang dari perkataan dan perbuatannya, bukan dari penampilannya. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak akan kalian maafkan.

 

Aku adalah seorang hacker, dan ini adalah manifestoku. Kalian bisa saja menghentikanku, namun kalian tak mungkin menghentikan kami semua …

  

Sebenarnya secara lebih spesifik terminologi hacker telah dijelaskan dalam buku Hacker Attack karya Richard Mansfield tahun 2000. Menurut Mansfield, hacker didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki keinginan untuk melakukan eksplorasi dan penetrasi terhadap sebuah sistem operasi dan kode komputer pengaman lainnya, tetapi tidak melakukan tindakan pengrusakan apapun, tidak mencuri uang atau informasi. Sedangkan cracker adalah sisi gelap dari hacker dan memiliki kertertarikan untuk mencuri informasi, melakukan berbagai macam kerusakan dan sesekali waktu juga melumpuhkan keseluruhan sistem komputer.

 

Perbedaan terminologi antar hacker dan cracker tersebut kini menjadi bias dan cenderung hilang sama sekali dalam perspektif media massa dan di masyarakat umum. Ada beberapa faktor penyebab hal tersebut:

 

– Para cracker tidak jarang menyebut diri mereka sebagai hacker

– Manifesto dan kode etik para hacker kerap pula dianggap sebagai manifesto dan kode etik bagi para cracker.

– Media massa menggunakan terminologi hacker secara salah kaprah dan hantam kromo

– Industri film mengangkat kehidupan hacker dari kacamata Hollywood

– Masyarakat melabelisasi kegiatannya menggunakan kata hacker agar lebih memiliki daya jual

 

Berdasarkan beberapa kondisi tersebut di atas, maka terminologi hacker memiliki pelebaran makna sedemikian rupa, sehingga kesalah-kaprahan kian hari kian menjadi-jadi. Setiap perilaku negatif yang dilakukan di Internet sering kali dikaitkan dengan istilah hacker, baik oleh media massa maupun masyarakat umum. Contohnya adalah pada paragraf pertama dan kedua tulisan ini. Perilaku men-defaced suatu situs nyata-nyata bukanlah modus operandi hacker. Hacker sejatinya tidak memiliki niatan atau tindakan yang sifatnya merusak/ Karena sejatinya seorang hacker kurang mau jati dirinya terekspos.

 

Berbeda bila kita berbicara mengenai ajang pertemuan hacker terbesar di dunia, Def Con, yang diadakan setahun sekali setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktifitas hacking. Para hacker dari seluruh dunia tidak segan-segan untuk muncul setahun sekali dalam Def Con tersebut karena disitulah mereka dapat merasakan berada di komunitas hacker yang sesungguhnya, bukan sekedar labelisasi saja.

 

Walhasil, melihat beberapa kondisi di atas, akhirnya mau tidak mau terjadi kompromi dalam penggunaan istilah hacker. Sebagian orang ada memilih istilah hacker dan cracker, ada yang lebih nyaman menggunakan istilah hacker putih dan hacker hitam dan ada pula yang tetap menggunakan kata hacker untuk semua perilaku kriminalitas di Internet. Karena hacker yang sejati lebih banyak diam, cracker sering menyatakan dirinya sebagai hacker dan masyarakat umum lebih familiar dengan istilah hacker, akhirnya mau tidak mau media massa harus mengikuti selera pasar dengan ikut-ikutan mengeneralisir terminologi hacker.

 

===============================================================

Hacker Sebagai Individu Sosial 

Sebagai individu sosial, seorang hacker tidak pernah lepas dari proses interaksi sosial dengan hacker lainnya atau dengan komunitas hacker-nya. Interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih, sehingga kelakuan individu yang satu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki kelakukan individu yang lain atau sebaliknya. Dari interaksi sosial tersebut maka akan terbentuklah suatu kelompok sosial.

 

Kelompok sosial adalah suatu unit sosial atau kesatuan sosial yang terdiri atas dua individu atau lebih yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur, dan norma-norma yang khas bagi kelompok itu. Komunikasi antara hacker dengan hacker lainnya menggunakan sebuah media komunikasi berbasis Internet.

 

Di dalam Internet, perbedaan gender, usia, bangsa dan penampilan fisik tidak menjadi soal, karena memang hal tersebut tidak bisa dilihat langsung. Itulah yang menyebabkan hacker tertarik untuk menggunakan Internet sebagai sarana komunikasi dan sekaligus membentuk suatu komunitas, yaitu lantaran Internet memungkinkan hacker dapat berinteraksi dengan pihak lain tanpa harus menunjukkan jati diri sebenarnya (anonimitas / anonimity).

~ by andronymous on October 23, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: